AndaIngin

Tanah - Ketahui Tentang Zona Peruntukan dan Ide Pemanfaatannya

Peruntukan Tanah

Saat ini, sudah banyak orang yang begitu peduli dengan investasi. Pasalnya, kondisi ekonomi yang tidak stabil membuat sebagian besar orang merasa was-was dengan keuangannya. Cara paling mungkin dilakukan adalah berinvestasi.

Investasi properti tanah atau lahan terbukti lebih digemari. Selain karena harganya yang cenderung naik tiap tahunnya, salah satu jenis investasi properti tersebut juga tidak terlalu beresiko. Pemanfaatannya pun cukup banyak bahkan, bisa menghasilkan passive income jika dikelola dengan baik. Di bawah ini akan dijelaskan tentang salah satu dari sekian jenis investasi properti tersebut.

 

Tentang Zona Peruntukan Lahan

Investasi lahan memang boleh, bahkan sangat disarankan. Namun sebelum itu, Anda juga perlu tahu tentang peruntukan lahan. Sebenarnya, setiap wilayah di Indonesia ini diatur oleh pemerintah.

 Zona Tanah

 

Peruntukan lahan merupakan perencanaan penggunaan lahan serta pembagian wilayah dalam satu kawasan yang dikhususkan untuk fungsi-fungsi tertentu. Misalnya lahan yang dikhususkan untuk perdagangan, indsutri, pemukiman, dan lainnya. Artinya, peruntukan lahan atau tanah dapat menjelaskan kegiatan apa yang sebagaian besar di lakukan pada lokasi tersebut.

 

Peruntukan lahan ini sudah jelas diatur dalam kebijakan di Indonesia. Tepatnya di UU No. 26 tahun 2007 tentang penataan ruang. Selain itu tertulis juga dengan jelas pada Peraturan Pemerintah No 8 tahun 2013 yang kemudian dipakai sebagai acuan Peta Rencana Tata Ruang.

 

Penyelenggaraan penataan ruang sebetulnya dilakukan dalam rangka perwujudan ruang wilayah nasional Indonesia supaya lebih nyaman dan teratur. Peruntukan tanah atau lahan ini harus berdasarkan dengan kepentingan berbagai pihak. Selain itu juga harus selalu diarahkan sesuai dengan kemampuan lahan itu sendiri.

 

Dengan begitu, penggunaan lahan bisa tetap berkelanjutan. Setiap wilayah di Indonesia ini pastinya memilihi aturan sendiri-sendiri terkait peruntukan ruang. Semua tertuang dalam dokumen RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) serta PZ (Peraturan Zonasi).

 

Jenis-Jenis Peruntukkan Lahan


Sedikit dibahas di awal tadi jika masing-masing wilayah di Indonesia punya peraturan sendiri terkait peruntukan lahan termasuk dalam hal jenis-jenisnya. Jenis peruntukan tanah atau lahan ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Poin tersebut ditentukan sendiri oleh wilayah masing-masing.

 Jenis Peruntukan Tanah

 

Ambil contoh saja peruntukan lahan untuk wilayah DKI Jakarta. Ada beberapa jenis peruntukkan lahan di daerah tersebut. Tentu saja berbeda dengan wilayah lainnya di Indonesia. Khusus untuk wilayah Jakarta, jenis peruntukan lahan dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu:

 

  • WKT (Wisma Kantor)

Merupakan tanah di area Jakarta yang memang dipergunakan untuk perkantoran. Sebagian besar wilayah tersebut akan diisi dengan kantor-kantor untuk kepentingan masyarakat. Biasanya, harga lahan di area tersebut cenderung lebih mahal.

 

  • WDG (Wisma Dagang)

Area di Jakarta dengan kode WDG ini artinya lahan untuk bergadang. Artinya, sarana perdagangan cukup banyak di area tersebut. Bisa pasar, pusat pembelanjaan, dan lainnya. Umumnya area tersebut cukup ramai setiap harinya

 

  • KIN (Karya Industri)

Kota Jakarta adalah metropolitan. Tentu saja ada cukup banyak area dengan zona KIN atau pusat karya industri. Biasanya, banyak terdapat pabrik-pabrik besar di sana. Karena memang tanah di sana difokuskan untuk kegiatan tersebut.

 

  • KPG (Karya Pergudangan)

Jakarta juga punya area sendiri yang difokuskan untuk pergudangan. Umumnya, wilayah seperti itu relatif sepi. Pasalnya, memang ditujukan sebagai tempat penyimpanan saja. Bedannya, mungkin kontur jalannya yang lumayan bagus. Didesain untuk bisa dilewati kendaraan besar penganggut barang yang akan diarahkan ke gudang.

 

  • SPD (Suka Sarana Pendidikan)

Apabila Anda pernah tahu jenis peruntukan tanah dengan zona SPD, itu artinya adalah sarana pendidikan. Sebagian besar area tersebut cenderung diisi sebagai tempat menuntut ilmu. Oleh sebab itu, jangan heran rata-rata ditemukan sekolah atau kampus.

 

  • SRO (Suka Rekreasi dan Olahraga)

SRO merupakan zona peruntukan lahan di Jakarta yang berarti suka rekreasi dan olahraga. Rata-rata di wilayah tersebut memang difokuskan untuk sarana kegiatan rekreasi untuk masyarakat. Selain itu, sarana olahraga pun banyak ditemukan di arena tersebut.

 

  • PHT (Penyempurnaan Hijau Taman)

Jangan dikira Jakarta tidak ada zona hijaunya. Buktinya sudah ada peruntukan tanah sendiri yang difokuskan untuk penghijauan. PHT atau penyempurna hijau taman, yang difungsikan untuk memberikan area kesegaran untuk kota tersebut.

 

 

Pemanfaatan Lahan

Sudah tahu bukan beberapa jenis peruntukan lahan? Apabila Anda memang berniat untuk investasi properti berupa lahan atau kavlingan, perhatikan beberapa hal termasuk bagaimana cara pemanfaatannya. Sehingga bisa Anda andalkan untuk bisa menghasilkan pendapatan tambahan. Cara pemanfaatkan lahan yang dimaksud seperti

 

  • Dijadikan Lahan Parkir

Tanah sebagai media investasi properti Anda bisa dijadikan lahan parkir. Ini bisa Anda coba jika kebetulan lahan yang Anda miliki punya lokasi strategis. Misalnya saja di area Jakarta yang sebagian besar masyarakatnya sulit mendapatkan lahan kosong.

 Lahan Parkir

 

Biasanya, orang-orang sering bingung mencari lahan kosong untuk parkir. Sewakan saja lahan Anda tersebut untuk yang membutuhkan. Bayangkan saja, jika uang sewa per bulannya saja 200 ribu rupiah per mobil. Jika disewa oleh 5 orang saja sudah untung satu juta rupiah. Cukup banyak bukan?

 

  • Sebagai Lahan Menanam Tumbuhan Herbal

Tanah kosong yang Anda miliki juga bisa dimanfaatkan untuk sarana menanam tanaman herbal. Sebagaimana diketahui banyak orang, saat ini obat herbal cukup diminati. Pilihan alternatif dari penggunaan obat dokter. Ini bisa jadi peluang bagi Anda sendiri.
Tanamlah beberapa tanaman herbal seperti kunyit, jahe, dan tanaman obat tradisional lainnya. Untuk pemasaran cukup mudah. Anda bisa tawarkan via media sosial atau internet. Sudah pasti akan laku keras.

 

  • Budidaya Ikan

Bagi Anda yang tidak terlalu suka bercocok tanam, bisa Anda gunakan untuk yang lain. Tanah atau lahan kosong milik Anda bisa dipaki untuk budidaya ikan. Ikan merupakan protein hewani yang cukup populer di Indonesia. Jenis –jenis ikan yang layak dibudidayakan seperti nila, lele, mujaer dan lainnya.

 

Tidak perlu khawatir, apabila Anda sama sekali tidak punya pengalaman soal budidaya ikan. Coba saja untuk lebih dulu bekerja sama dengan pembudidaya ikan yang senior. Usahakan untuk membagi hasil secara adil dan professional. Selain Anda bisa belajar berbisnis, lahan kosong Anda akan termanfaatkan dengan baik.

 

  • Mengembangkan Industri Kecil

Sebenarnya banyak cara untuk pemanfaatkan lahan atau tanah kosong, salah satunya adalah untuk dijadikan tempat mengembangkan industri kecil. Jenis industri kecil yang dimaksud bisa pembuatan atau penggorengan krupuk. Jenis bidang usaha seperti ini tidak akan terlalu membutuhkan lahan yang luas.

 

  • Kos-Kosan/Kontrakan

Bagi Anda yang punya lahan kavling, bisa memanfaatkannya untuk membangun kos-kosan. Apalagi jika lahan Anda termasuk strategis berada di area kampus atau perkantoran. Meskipun modal awalnya cukup besar, namun jenis usaha semacam ini cukup menjanjikan. Anda bisa mendapatkan pemasukan tiap bulan, karena rata-rata penghuni kos akan membayar tiap bulannya.

 

Demikian sekilas informasi tentang pemanfaatan lahan tanah, semoga tulisan ini memerikan wawasan ide baru bagi anda untuk memaksimalkan lahan tanah yang anda miliki, sehingga memberikan manfaat keuntungan financial bagi anda